Rapat Paripurna HJKT: Kerja Bersama Untuk Tomohon Maju dan Sejahtera

KOTATOMOHON.COM – Rapat paripurna dalam rangka Hari Jadi ke-22 Kota Tomohon (HJKT) dilaksanakan, Kamis 30 Januari 2025 dipimpin Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang didampingi Wakil Ketua Jeffri Polii dan Donald Pondaag dan dihadiri Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH.

Gubernur Sulawesi Utara melalui Kepala Biro Kesra Ir Feredy Kaligis MAP mengatakan, HJKT yang mengangkat Tema Kerja Bersama Untuk Tomohon Maju dan Sejahtera sangat relevan dengan tantangan dan peluang yang dihadapi di tahun 2025. Kerja bersama menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Tomohon yang lebih maju dan sejahtera.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kota Tomohon telah menunjukkan prestasi membanggakan di berbagai bidang. Partisipasi aktif dalam forum-forum internasional seperti Forum Energi Berkelanjutan APEC 2024 dimana Tomohon didaulat sebagai Kota Paling Kooperatif menunjukkan komitmen dalam mendukung transisi energi dan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang telah masuk dalam agenda Karisma Event Nasional (KEN) menjadi bukti nyata potensi pariwisata yang dimiliki.

Patut juga berbangga, dalam upaya meningkatkan pelayanan publik, Dinas Pariwisata Daerah Kota Tomohon berhasil meraih penghargaan Public Service of The Year 2024 dalam acara the 12th Annual Marketing Festival. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selain itu, dalam bidang kesehatan, Kota Tomohon meraih penghargaan sebagai terbaik pertama dalam penurunan stunting tahun 2024 se-Sulawesi Utara. Penghargaan ini diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebagai apresiasi atas kerja keras dan inovasi yang telah dilakukan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Prestasi lainnya yang patut dibanggakan adalah perolehan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2023 dimana ini merupakan kesebelas kalinya secara berturut-turut. Hal ini menunjukkan komitmen dan konsistensi dalam pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

“Saya berharap capaian ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang. Namun, di balik berbagai capaian tersebut, kita juga dihadapkan pada berbagai isu dan tantangan yang memerlukan perhatian bersama.

Perubahan iklim, pertumbuhan penduduk dan kebutuhan akan infrastruktur yang memadai menjadi beberapa di antaranya. Untuk itu, diperlukan perencanaan yang matang dan pelaksanaan program yang tepat sasaran, sebagaimana telah dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tomohon Tahun 2021-2026,” kata Kaligis.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan.  Hanya dengan kebersamaan, kita dapat menghadapi berbagai tantangan dan mewujudkan cita-cita bersama. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Tomohon dalam melaksanakan program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *