Warning Penggunaan BOSP, Caroll: Jangan Sampai Ada Yang Menyalahgunakan

KOTATOMOHON.COM – Peningkatan Kapasitas Pengelolaaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tingkat Sekolah Dasar Tahun 2025 di Kota Tomohon, Senin 10 Februari 2025 yang dilaksanakan di AAB Guest House dibuka Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH.

Wali kota dalam sambutanya menekankan Dana BOSP harus tepat sasaran.

“Tugas kepala dekolah mengatur manajemen sekolah dan bendahara mengatur keuangan sekolah. Kita tahu bersama pemerintah sekarang ada Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi tentu sebagai Pemerintah Kota Tomohon mengingatkan kepada bapak ibu, di sekolah juga harus ada efisiensi,” ungkapnya.

Penggunaan Dana BOSP ini dikatakannya harus tepat sasaran karena memang tidak semua sama rata karena juga mengikuti jumlah murid yang ada.

“Satu murid lebih dari 900 ribu hingga 1 juta. Jangan sampai di sekolah-sekolah ada pengeluhan mulai dari fasilitas maupun keluhan dari orang tua murid ada berbagai macam pungutan. Karena semua sudah disiapkan apalagi sudah ada Dana BOSP. Karena itu saya tekankan untuk menggunakan dengan sebaik-baiknya Dana BOSP ini jangan sampai ada yang menyalahgunakan.,” tegas wali kota.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon DR Juliana Dolvin Karwur MKes MSi mengatakan, kegiatan ini rutin yang wajib dilakukan sehubungan dengan setiap tahun guna mendapatkan dana BOS yang telah memiliki juklak dan juknis.

“Dari tahun ke tahun dilaksanakan pada Januari atau Februari mengingat Cut Off Dapodik (Dapodik adalah sistem informasi yang digunakan untuk mengelola data penting pendidikan, red) terakhir pada bulan Maret 2025,” beber Juliana.

Adapun peserta yang hadir mengikuti kegiatan ini berjumlah 132 orang terdiri dari 66 kepala sekolah dan 66 bendara BOS yang akan diverifikasi dari tanggal 10 hingga 11 Februari 2025. “Masing-masing sekolah akan dilakukan verifikasi terkait dengan kebijakan pemerintah dan Dana BOSP ini sudah mulai dicairkan oleh kementerian. Ini kegiatan sudah tepat dilaksanakan agar supaya kita tidak salah dalam penggunaan Dana BOSP,” tandas Karwur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *