ICE APEKSI 2025, Stan Tomohon Tampilkan Sejumlah Produk Unggulan

KOTATOMOHON.COM – Indonesia City Expo (ICE) ke-21, salah satu agenda utama Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2025 yang berlangsung di Exhibition Hall Grand City Convex Surabaya resmi dibuka, Kamis 8 Mei 2025.

Pameran yang diikuti 180 peserta yang terdiri dari 98 kota se-Indonesia, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), mitra pembangunan di berbagai kota, serta kelompok seni ini dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya didampingi, Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak, Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua Dewan Pengurus APEKSI Eri Cahyadi, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Direktur Kinarya Windu Wijaya, Direktur KOTRA Mrs Lee disaksikan wali kota dari berbagai daerah di Indonesia.

Wamendagri Bima Arya mengatakan, ada tiga hal yang selalu ditunggu dalam setiap Musyawarah Nasional (Munas) APEKSI. Pertama adalah pemilihan Ketua APEKSI dan rekomendasi-rekomendasi APEKSI, kedua adalah pawai budaya, dan ketiga adalah APEKSI Expo atau ICE.

“Dalam ICE terdapat pertarungan adu gagasan, kecerdasan dan kreativitas wali kota melalui stan yang yang ditampilkan,” kata Bima Arya. Bima melanjutkan, ICE mengukur perencanaan yang dibuat, ukuran stan yang dipilih, siapa saja yang mengisi, akan menentukan harkat dan martabat, gengsi serta harga diri setiap wali kota yang hadir dan mengikuti pameran.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menambahkan, Indonesia Expo City merupakan pameran kota-kota di Indonesia yang diharapkan mampu melahirkan kerja sama antarkota sekaligus sebagai sarana city branding. “Semoga pameran ini bisa memberikan dan mewujudkan, bahwa kota-kota di Indonesia memiliki kelebihan dan keunggulan yang bisa dicontoh oleh daerah lain, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Caroll Senduk SH saat mengunjungi stan Pemkot Tomohon mengatakan, ini merupakan tempat yang tepat memperkenalkan produk unggulan UMKM yang dimiliki. “Sangat strategis untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki daerah seperti UMKM dan di bidang ekonomi kreatif serta pariwisata juga menjalin kolaborasi lintas kota,” ujar Wali Kota Caroll Senduk.

Wakil Wali Kota Sendy Rumajar SE MIKom menambahkan bahwa ini juga menjadi ajang mempromosikan Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang akan digelar pada bulan Agustus 2025 mendatang. “Tomohon hadir dalam ajang ini merupakan bagian dari strategi untuk memperluas pengenalan akan Kota Tomohon terutama jelang TIFF tahun ini dan kami berharap ini akan membawa dampak positif bagi Kota Tomohon,” bebernya.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring SE ME menyebutkan stan Kota Tomohon mengundang reaksi dan perhatian serta juga animo pengunjung. Hal ini menunjukkan bahwa produk unggulan yang ditampilkan diterima dengan sangat baik.

“Produk-produk lokal seperti makanan olahan, kerajinan tangan serta hasil pertanian hortikultura menjadi daya tarik tersendiri. Kita menampilkan yang terbaik dari Tomohon dan juga menjalin jejaring, berbagi inovasi dan menunjukkan semangat kolaborasi antarkota,” sebutnya.

Baik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon juga menyempatkan diri mengunjungi stan dari kota lain guna melihat produk apa saja yang ditampilkan serta melakukan dialog dengan beberapa wali kota di lokasi pelaksanaan pameran tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *