Jelang Pensiun, Joopie Robie Kalangi Jadi Pembina Apel Kerja Perdana Bulan April

Tomohon Apel kerja pedana awal bulan April Tahun 2026 Pemkot Tomohon dilaksanakan di Lapangan Kantor Wali Kota, Rabu 1 April 2026 dengan Pembina apel Kepala Dinas Perhubungan Daerah Drs Joopie Robie Kalangi SH MM yang sebentar lagi akan memasuki masa purnabakti atau pension pada 1 Mei 2026.

Menyampaikan sambutan wali kota, Kalangi mengatakan apel kerja ini merupakan sarana penting untuk membangun disiplin, komunikasi dan semangat kerja aparatur pemerintah agar mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Mengapa apel kerja ini penting dilakukan? Alasannya jelas sebagai bentuk tanggung jawab kerja aparatur pemerintah untuk siap melaksanakan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Tanggung jawab ini erat kaitannya dengan mental dan disiplin sebagai pelayan masyarakat. Melalui mental yang kuat akan menghasilkan disiplin yang tinggi sehingga akan tercipta konsistensi pelayanan yang prima, kinerja menjadi efektif, produktif dan berdampak bagi diri sendiri dan orang lain.

“Untuk itu, saya mengimbau kepada seluruh Jajaran Pemerintah Kota Tomohon agar menumbuhkan lagi sikap disiplin aparatur yang menjadi teladan: memperhatikan jam kerja, berpakaian sesuai aturan, tidak menunda-nunda pekerjaan dan beretos kerja yang profesional sebagai cerminan aparatur kota tomohon yang cakap dan handal,” katanya.

Dengan demikian, melalui dasar disiplin yang menjadi karakter aparatur ini, smart kinerja yang dicanangkan di awal tahun bukan hanya menjadi retorika belaka melainkan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.  Sinergi dan solutif, melek teknologi, akuntabel, responsif dan ramah, tangguh dan terampil akan membawa untuk bergerak maju mengikuti perkembangan zaman dan menjawab kebutuhan masyarakat agar nantinya melalui disiplin dan perilaku aparatur yang smart dapat memberikan manfaat bagi tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas.

“Selanjutnya, awal Bulan April ini, umat Kristiani akan melaksanakan rangkaian ibadah dalam penghayatan kematian sampai pada kebangkitan Kristus. Untuk itu, saya berharap agar seluruh Jajaran Pemerintah Kota Tomohon dapat menjaga situasi kerja yang kondusif dan produktif, mari selaraskan ibadah dan pengabdian kita dengan tetap mempertahankan disiplin kerja yang optimal dan menjadikannya sebagai alat untuk memuliakan Allah,” tandasnya. (ReckyPelealu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *