Gala Dinner Munas VII APEKSI 2025, Caroll Senduk Apresiasi Pemkot Surabaya

KOTATOMOHON.COM – Gala Dinner (Jamuan Makan Malam) Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025 berlangsung di Taman Surya, Balai Kota, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Rabu, 7 Mei 2025 malam.
Gala dinner tersebut dihadiri seluruh Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota se-Indonesia, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam serta Komisariat Wilayah I hingga VI.
Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Gala Dinner Munas VII APEKSI ini oleh Pemerintah Kota Surabaya yang dinilainya momen penting mempererat hubungan antar pemerintah kota.
“Ini momentum penting bagi kita, yang tak hanya sebagai ajang silaturahmi antar kepala daerah, tapi forum untuk mempererat sinergi dan kolaborasi lintas pemerintah kota. Pemerintah Kota Tomohon siap mendukung APEKSI untuk kemajuan bersama,” ujarnya.
Hadir didampingi Ketua TP-PKK drg Jeand’arc Karundeng dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar SE MIKom, wali kota juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada tuan rumah Wali Kota Surabaya Dr Eri Cahyadi ST MT atas sambutan hangat dan kemasan acara yang sangat meriah. “Bangga bisa hadir dan menjadi bagian dari Munas VII APEKSI Tahun 2025 di Surabaya,” pungkasnya.
Sebelumnya, selaku tuan rumah Munas VII APEKSI 2025, Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua Dewan Pengurus APEKSI Dr Eri Cahyadi ST MT menyambut tamu dan undangan. “Atas nama Pemerintah Kota Surabaya, saya menghaturkan Sugeng Rawuh, Selamat datang di Kota Surabaya dan Matur Nuwun, terima kasih,” ungkapnya.
“Ketika saya melihat pertemuan hari ini maka saya merasakan kekuatan kekeluargaan dari APEKSI. Terlihat ketika saya menerima di depan, kita saling bertukar souvenir, di situ saya merasakan getaran yang luar biasa, getaran untuk membangun kota kita masing-masing, getaran untuk menjadi satu keluarga besar tanpa membedakan mana kota besar, mana kota yang berprestasi mana yang tidak dan mana yang kurang karena menurut saya,” bebernya saat menyampaikan sambutan.
Dikatakannyam sebagai keluarga APEKSI, maka tidak ada kota yang terbaik, tapi adalah satu keluarga besar APEKSI. Tidak ada kota yang paling menonjol tapi keberhasilan APEKSI keberhasilan bersama adalah ketika seluruh kota yang ada di Indonesia dibawah naungan APEKSI berdiri sama tegak, rendah ketika duduk bersama, itulah wali kota-wali kota yang ada di dalam APEKSI.
Munas yang ke-7 ini ungkapnya, diawali dengan rasa kekeluargaan yang luar biasa. “Yang insya Allah harus kita katakan bahwa wali kota-wali kota ini bukan persaingan satu dengan yang lainnya, tapi adalah kekuatan kebersamaan kita untuk memberikan yang terbaik bagi negeri Indonesia ini melalui kota-kota yang kita pimpin,” kata Eri.
Lanjutnya, di Indonesia City Expo akan menunjukkan kelebihan dari masing-masing kota yang menuntut harus bisa bekerjasama.
“Ketika kita memiliki kelebihan di bidang digitalisasi maka bisa kita satukan bidang digitalisasi itu untuk kita gunakan bersama di seluruh kota yang kita punya, yang kita pimpin. Lalau kita memiliki kelebihan di titik lain, maka kita satukan menjadi satu kekuatan besar, semua kota akan menjalankan itu semua,” tuturnya.
Ditambahkannya, jika ada kota-kota yang memiliki digitalisasi terkait penganggaran, terkait perencanaan proyek, juga terkait pengawasan anggaran, maka itu akan begitu indah ketika disatukan. “Kita berikan kepada APEKSI dan kita persembahkan kepada Pak Wamendagri untuk dikembangkan yang akhirnya menjadi milik Mendagri dan semua kota menggunakan secara bersama, di situlah ada penghematan efisiensi yang luar biasa,” tandasnya.


