Tomohon Stunting Terendah di Sulut, Sendy Rumajar Pimpin TP2S

KOTATOMOHON.COM – Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH resmi melantik Wakil Wali Kota Sendy Rumajar SE MIKom sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan (TP2S) Stunting Kota Tomohon di Aula Limondok, Selasa 10 Juni 2025. Tim ini nantinya akan bertugas dalam upaya strategis percepatan penanganan stunting.
Wali kota dalam sambutannya menegaskan stunting merupakan isu krusial yang memengaruhi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Stunting adalah salah satu faktor yang menentukan kualitas SDM menuju SDM unggul. Pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas nasional.
Pentingnya konvergensi dan sinergitas lintas sektor dalam menurunkan angka stunting, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas capaian Kota Tomohon yang berhasil mencatatkan angka prevalensi stunting terendah di Provinsi Sulawesi Utara dimana Berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) pada Tahun 2023, angka stunting di Kota Tomohon tercatat sebesar 10,5 persen, terendah di antara 15 kabupaten/kota di Sulut.
“Ini adalah hasil kerja keras kita bersama. Kita patut bersyukur dan berbangga. Namun, pekerjaan belum selesai. Harapan kita adalah Kota Tomohon dapat mencapai target zero stunting. Pelantikan Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting ini diharapkan menjadi momentum untuk merumuskan strategi, rekomendasi dan solusi aplikatif dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kota Tomohon,” ujar wali kota.
Dihadiri Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg Jeand’arc Karundeng, Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang, Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, akademisi serta mitra terkait.


