Tegas!!! Sendy Rumajar Ingatkan PNS Pemkot Tomohon Soal Komitmen Moral, Disiplin Kerja dan Pakaian Dinas

TomohonSeluruh jajaran Pemerintah Kota Tomohon diminta untuk kembali bekerja dengan penuh disiplin dan penuh tanggung jawab. Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Tomohon Sendy Rumajar SE MIKom saat menjadi pembina apel kerja usai libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026, Senin 30 Maret 2026.

Selain itu, Rumajar juga meminta untuk memperhatikan beberapa hal seperti performance berpakaian dinas dimana hal ini bukan sekadar formalitas namun merupakan cerminan sikap, kepribadian dan profesionalitas seorang aparatur pemerintah. Kemudian menjaga wibawa institusi dengan sikap dan perilaku yang baik sebagai aparatur tapi juga sebagai pribadi dalam masyarakat.

Selanjutnya, penguatan kembali janji dan tanggung soal aparatur pemerintah untuk setia dan taat pada aturan yang berlaku dalam menjaga komitmen moral dan menjamin bahwa setiap proses pemerintahan berjalan sesuai ketentuan. Meingkatkan kualitas pelayanan dengan memperbaiki kekurangan sebelumnya, ciptakan orientasi pelayanan publik yang berkualitas, mudah diakses serta aparatur pemerintah yang ramah, sopan, solutif dan responsive serta tetaplah memiliki disiplin dan etos kerja yang baik sebagai identitas aparatur yang bertanggung jawab, berdedikasi dan berkarakter kerja yang baik.

“Saya menyampaikan apresiasi bagi seluruh aparatur Pemerintah Kota Tomohon yang tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab pelayanan publik dan atau tugas-tugas pemerintahan selama pelaksanaan libur nasional dan cuti bersama yang telah berlalu. Saya berharap semangat, motvasi dan dedikasi saudara-saudara akan tetap melekat pada jiwa pelayan masyarakat yang akan membawa Kota Tomohon semakin maju, berdaya saing dan sejahtera,” ujarnya.

Selanjutnya ia juga mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Kota Tomohon tentang komitmen pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah), pengelolaan sampah yang terpadu dan berkelanjutan, Program Tomohon Menanam termasuk pelaporan yang menjadi kewajiban sebagai aparatur dan warga negara agar diperhatikan dan ditindaklanjuti. 

“Bersamaan dengan itu kita juga tetap mempersiapkan dokumen pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan  yang nantinya di bulan April mendatang akan melanjutkan audit terhadap pengelolaan keuangan pemerintah di Tahun 2025,” tandas Sendy Rumajar. (reckypelealu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *