Di Ibadah Awal Tahun, Wali Kota Tomohon Ungkap Keberhasilan Bidang Kesehatan dan Pendidikan

KOTATOMOHON.COM – Di sela Ibadah Perayaan Tahun Baru, Rabu 01 Januari 2025 di Gereja GMIM Kakaskasen Pniel, Wali Kota Caroll Senduk SH membeberkan sejumlah keberhasilan di bidang kesehatan dan Pendidikan.
Di bidang kesehatan, masyarakat diberikan pelayanan kesehatan gratis melalui program-program seperti Jampersal, BPJS Kesehatan maupun melalui fasilitas kesehatan lainnya. Aksi pemeriksaan kesehatan sampai ke rumah-rumah dan fasilitas antar jemput gratis untuk pasien dari dan ke RSUD Anugerah Tomohon.
Kemudian adanya petugas Public Safety Center (PSC) 119 atau unit reaksi cepat 1×24 jam untuk pelayanan emergency kesehatan tanpa dipungut biaya; terbangunnya dua puskesmas modern yaitu PKM Taratara dan PKM Kakaskasen serta terbangunnya laboratorium kesehatan masyarakat serta angka prevelensi stunting sampai 10,5 persen yang merupakan prevelensi stunting terendah di Sulawesi Utara.
Untuk bidang Pendidikan di Tahun 2024 Pemerintah Kota Tomohon merealisasikan beasiswa prestasi bagi 1.356 siswa SD dan 555 siswa SMP, beasiswa non akademik bagi 50 siswa SD dan 44 siswa SMP, beasiswa Lokon bagi 3 siswa SMP dan 1 siswa SMA serta beasiswa penyelesaian studi S-1 bagi 271 orang dan beasiswa S-1 IAKN bagi 20 orang.
“Hal ini merupakan upaya Pemerintah Kota Tomohon dalam rangka memotivasi para siswa dan mahasiswa untuk pengembangan sumber daya manusia sehingga berhasil mendorong Kota Tomohon memperoleh rapor pendidikan tertinggi di Sulawesi Utara. Dengan adanya program-program di bidang kesehatan dan pendidikan ini telah mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tomohon pada angka 78,89 yang merupakan kedua tertinggi di Sulawesi Utara,” ungkap Senduk.
Dan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat, sepanjang Tahun 2024 telah direalisasikan bantuan-bantuan sosial seperti santunan duka, santunan kebakaran, hibah untuk rumah-rumah ibadah, insentif bagi tokoh agama, insentif bagi lansia, bansos penyandang disabilitas, bansos kepada keluarga penerima manfaat serta bantuan sosial lainnya.
Kemajuan dan keberhasilan bidang-bidang tersebut juga diikuti dengan keberhasilan dalam pengelolaan keuangan daerah yang meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 11 kali berturut-turut.


