Dari Inspektorat Hingga Polisi, Fakta Lain di Balik Ambruknya Plafon GOR BP Tomohon

KOTATOMOHON.COM – Sejumlah fakta menarik terungkap pascaambruknya plafon GOR Babe Palar (BP) Tomohon pada Kamis 19 Februari 2026 dini hari lalu.

Bunyi Gemuruh

Kepada kotatomohon.com, salah seorang warga masyarakat yang secara kebetulan berada di sekitar lokasi mengatakan, kejadian tersebut berlangsung tengah malam.

“Tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang keras dari dalam GOR dan ketika saya melihat ke dalam menggunakan penerangan seadanya, plafonnya sudah jatuh di lantai. Tak ada orang di dalam GOR dan pintunya digembok. Kejadiannya pukul 01.00 Wita,” tuturnya.

Didatangi Pihak Kepolisian

Lanjutnya, usai kejadian yang berlangsung dengan cepat ini, terlihat ada anggota polisi yang datang ke lokasi. “Ya, ada petugas polisi yang datang. Cuman tidak diketahui apa maksud kedatangan petugas tersebut,” urainya.

Jadi Lokasi Nongkrong ABG

Menariknya, di sekitar lokasi terlihat sejumlah Anak Baru Gede (ABG) berpasang pasangan. “Ada sejumlah ABG di sekitar lokasi yang diperkirakan masih duduk di bangku SMP. Namun pergi setelah plafon ambruk, mungkin takut. Ada juga kendaraan-kendaraan yang awalnya terlihat diparkir, eh tiba-tiba ikutan pergi seiring datangnya anggota polisi. Mungkin karena di sekitar GOR suasannya gelap,” tutur saksi yang identitasnya ini enggan di-publish.

Tim Inspektorat

Dari informasi lain menyebutkan bahwa sehari sebelum kejadian tim dari Inspektorat Kota Tomohon terlihat mendatangi GOR yang terletak disamping stadion yang dulu bernama Parasamya ini.

Sayangnya, Plt Inspektur Kota Tomohon Dr Jureyke Ireine Pitoy SH MSi belum menanggapi meski dihubungi media ini. Adapun Inspektur Pembantu (Irban) Wilayah III Ebby Bechtel Rares SE menolak untuk berkomentar lebih. “Terkait keterangan Inspektorat, boleh konfirmasi ke inspektur,” jawabnya, Minggu 22 Februari 2026 lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *