Soal Ambruknya Plafon GOR Babe Palar Tomohon, PPKom Bilang Begini

KOTATOMOHON.COM – Mariana Kojongian, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) angkat suara terkait ambruknya plafon Gedung Olahraga (GOR) Babe Palar pascarenovasi.

PPKom merupakan sosok sentral yang memegang peranan penting guna menjaga proses pengadaan agar senantiasa transparan dan akuntabel.

Kepada kotatomohon.com, Kojongian menjelaskan bahwa untuk plafon yang ambruk tidak masuk dalam pekerjaan renovasi. “Plafon tidak masuk dalam pekerjaan. Pekerjan yang lalu hanya untuk pengecatan,” jelasnya via WhatsApp saat dimintai tanggapannya belum lama ini.

Lanjut Kojongian, tak dimasukannya perbaikan plafon ke dalam paket pekerjaan pengecatan lebih disebabkan pada faktor anggaran. ”Ya, setelah dihitung anggarannya tidak cukup sampai pada pekerjaan perbaikan plafon. Nda mo ta cet samua,” ungkap Nini, sapaan akrabnya.

Anggaran pengecatan GOR Babe Palar sendiri diketahui hampir mencapai 200 juta rupiah yang bersumber dari APBD Kota Tomohon Tahun 2025. “Sekitar 190-an juta,” tutur Kojongian sebelumnya.

Seperti diketahui, baru beberapa bulan dilakukan renovasi, plafon GOR Babe Palar yang menjadi kebanggaan warga Kota Bunga ini tiba-tiba ambruk pada Kamis 19 Februari 2026 dini hari. Beruntung, dari insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Dari pantauan media ini, pembersihan puing-puing plafon pascaambruk baru dilakukan pada sore harinya oleh salah seorang petugas.

“Mungkin so depe waktu mo ciri (mungkin sudah waktunya jatuh),” ungkap petugas sambil tersenyun ketika ditanya soal penyebab ambruknya plafon tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *